Cara Jual Reksadana di Bibit

Cara Jual Reksadana di Bibit

Mengapa Harus Jual Reksadana di Bibit?

Cara Jual Reksadana di Bibit – Bibit merupakan salah satu platform investasi online terbaik yang ada di Indonesia. Dengan Bibit, kamu bisa melakukan investasi reksadana dengan mudah dan praktis tanpa perlu repot-repot datang ke bank atau mengurus berbagai dokumen. Selain itu, Bibit juga menawarkan berbagai macam produk reksadana yang bisa disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi kamu.

Cara Membuka Akun di Bibit

Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum jual reksadana di Bibit adalah membuka akun terlebih dahulu. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Bibit di Google Playstore atau App Store, lalu mendaftar dengan menggunakan nomor telepon dan email yang valid. Setelah itu, kamu tinggal mengikuti instruksi yang ada di aplikasi dan mengisi data diri kamu dengan lengkap.

Cara Jual Reksadana di Bibit

Setelah kamu berhasil membuka akun di Bibit, kamu bisa langsung memulai investasi reksadana. Berikut adalah cara jual reksadana di Bibit:

1. Pilih Produk Reksadana yang Ingin Dijual

Buka aplikasi Bibit dan masuk ke halaman “Portofolio”. Di sana kamu bisa melihat berbagai produk reksadana yang sudah kamu investasikan. Pilih produk reksadana yang ingin kamu jual dan klik tombol “Jual”.

2. Tentukan Jumlah yang Ingin Dijual

Setelah itu, kamu akan diminta untuk menentukan jumlah nominal yang ingin dijual. Kamu bisa memilih untuk menjual seluruh unit reksadana atau hanya sebagian dari total unit yang kamu miliki.

3. Konfirmasi Penjualan

Setelah menentukan jumlah nominal yang ingin dijual, kamu akan diminta untuk mengkonfirmasi penjualan. Perlu diingat bahwa penjualan reksadana di Bibit biasanya memakan waktu 2-3 hari kerja sebelum uang masuk ke rekening bank kamu. Jadi pastikan kamu sudah mempertimbangkan dengan matang sebelum menjual reksadana.

BACA JUGA  Cara Investasi Bibit: Sebuah Panduan Lengkap

Tips Jual Reksadana di Bibit

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat jual reksadana di Bibit:

1. Perhatikan Harga Beli dan Harga Jual

Sebagai investor, kamu harus selalu memperhatikan harga beli dan harga jual reksadana. Pastikan kamu menjual reksadana ketika harga jualnya sedang naik dan harga belinya sudah mencapai target keuntungan kamu.

2. Perhatikan Biaya Transaksi

Bibit akan mengenakan biaya transaksi sebesar 0,75% untuk setiap penjualan reksadana. Pastikan kamu sudah mempertimbangkan biaya ini sebelum melakukan penjualan.

3. Jangan Terpengaruh Emosi

Saat harga reksadana sedang turun, jangan terpengaruh emosi untuk langsung menjualnya. Tunggu hingga harga kembali naik dan kamu bisa menjualnya dengan keuntungan yang lebih besar.

Kesimpulan

Jual reksadana di Bibit sangat mudah dilakukan dengan beberapa langkah yang sudah dijelaskan di atas. Pastikan kamu selalu memperhatikan harga beli dan jual, biaya transaksi, dan jangan terpengaruh emosi saat menjual reksadana di Bibit. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari investasi reksadana di Bibit. Semoga bermanfaat!

Semoga bermanfaat.